Social Icons

Minggu, 06 Mei 2012

Klasifikasi Iklim

Berdasarkan letak astronomis dan ketinggian tempat, iklim terbagi menjadi dua yaitu iklim matahari dan iklim fisis.
Sedangkan klasifikasi iklim menurut para ahli sebagai berikut :

 Iklim Matahari

 

Yaitu iklim yang didasarkan atas perbedaan panas matahari yang diterima permukaan bumi. Daerah-daerah yang berada pada lintang tinggi lebih sedikit memperoleh sinar matahari, sedangkan daerah yang terletak pada lintang rendah lebih banyak menerima sinar matahari, berdasarkan iklim matahari terbagi menjadi: iklim tropik; iklim sub tropik; iklim sedang dan iklim dingin.

Iklim Koppen
Wladimir Koppen seorang ahli berkebangsaan Jerman membagi iklim berdasarkan curah hujan dan temperatur menjadi lima tipe iklim :
 
Gambar : Iklim Koppen
1.  Iklim A, yaitu iklim hujan tropis. 
Dengan ciri temperatur bulanan rata-rata lebih dari 18 oC, suhu tahunan 20 oC – 25 oC dengan curah hujan bulanan lebih dari 60 mm.

2.  Iklim B, yaitu iklim kering/gurun
 . 
Dengan ciri curah hujan lebih kecil daripada penguapan, daerah ini terbagi menjadi Iklim stepa dan gurun.

3.  Iklim C, yaitu iklim sedang basah. 

Dengan ciri temperatur bulan terdingin -3 oC - 18 oC, daerah ini terbagai menjadi :
  • Cs  (iklim sedang laut dengan musim panas yang kering)
  • Cw (iklim sedang laut dengan musim dingin yang kering)
  • Cf  (iklim sedang darat dengan hujan dalam semua bulan)
4.  Iklim D, yaitu iklim dingin.
Dengan ciri temperatur  bulan terdingin kurang dari 3 
oC dan temperatur bulan terpanas lebih dari 10 oC, daerah ini terbagi menjadi Dw, Df
  • Dw adalah iklim sedang (darat) dengan musim dingin yang  kering
  • Df adalah iklim sedang (darat) dengan musim dingin yang lembab.
5.  Iklim E, yaitu iklim kutub.
Dengan ciri bulan terpanas temperaturnya kurang dari 10 oC Daerah ini terbagi menjadi : 
  • ET Iklim tundra
  • DF Iklim salju

Iklim Schamidt - Ferguson
Schmidt dan Ferguson membagi iklim berdasarkan banyaknya curah hujan pada tiap bulan yang dirumuskan sebagai berikut :

 Di Indonesia terbagi menjadi 8 tipe Iklim :
A. kategori sangat basah, nilai Q = 0 – 14,3 %
B. kategori basah, nilai Q = 14,3 – 33,3 %
C. kategori agak basah nilai Q 33,3 – 60 %
D. kategori sedang, nilai Q = 60 – 100 %
E. kategori agak kering, nilai Q = 100 – 167 %
F. kategori kering, nilai Q = 167 – 300 %
G. kategori sangat kering, nilai Q = 300 – 700 %
H. kategori luar biasa kering, nilai Q = lebih dari 700 % 


Jadi kota X beriklim B. Langkah masukan dalam grafik.

 
Curah hujan Kota X 1998-2000
Bulan
1998
1999
2000
Jml
Rata-rata
Jan
343
345
310
  
Pebruari
360
260
245
  
Maret
200
275
175
  
April
150
184
120
  
Mei
100*
93*
30*
  
Juni
75*
60*
0*
  
Juli
50*
44*
0*
  
Agustus
40**
112
84*
  
September
112
153
125
  
Oktober
225
244
200
  
Nopember
280
275
275
  
Desember
310
322
350
  
JBB
8
9
8
25
8,33
JBK
2
1
3
6
2,0
JBL
2
2
1
5
1,67


Klasifikasi Iklim Oldeman
Oldeman membagi iklim menjadi 5 tipe iklim yaitu :
  • Iklim A. Iklim yang memiliki bulan basah lebih dari 9 kali berturut-turut
  • Iklim B. Iklim yang memiliki bulan basah 7-9 kali berturut-turut
  • Iklim C. Iklim yang memiliki bulan basah 5-6 kali berturut-turut
  • Iklim D. Iklim yang memiliki bulan basah 3-4 kali berturut-turut
berdasarkan urutan bulan basah dan kering dengan ketententuan tertentu diurutkan sebagai berikut:
  1. Bulan basah bila curah hujan lebih dari 200 mm
  2. Bulan lembab bila curah hujan 100 – 200 mm
  3. Bulan kering bila curah hujan kurang dari 100 mm
A : Jika terdapat lebih dari 9 bulan basah berurutan.

B : Jika terdapat 7 – 9 bulan basah berurutan.

C : Jika terdapat 5 – 6 bulan basah berurutan.

D : Jika terdapat 3 – 4 bulan basah berurutan.

E : Jika terdapat kurang dari 3 bulan basah berurutan.
Pada dasarnya Kriteria bulan basah dan bulan kering yang dipakai Oldeman berbeda dengan yang digunakan oleh Koppen atau pun Schmidt – Ferguson Bulan basah yang digunakan Oldeman adalah sebagai berikut: Bulan basah apabila curah hujan lebih dari 200 mm. Bulan lembab apabila curah hujannya 100 - 200 mm. Bulan kering apabila curah hujannya kurang dari 100 mm.
Klasifikasi Iklim Yunghunh
Pembagian iklim didasarkan pada ketinggian tempat yang ditandai dengan jenis vegetasi, zone iklimnya adalah terbagi lima zone:

Gambar : Iklim Yunghunh 

  1. Zone iklim panas.Ketinggian 0 – 700 m, suhu rata-rata tahunan lebih 22 C ( padi, jagung, tebu dan kelapa).
  2. Zone iklim sedang.Ketinggian 700-1500m, suhu rata-rata tahunan antara 15 – 22 C ( kopi, the, kina dan karet). 
  3. Zone iklim sejuk.Ketinggian.1500 – 2500, suhu rata-rata tahunan 11 C – 15 C (cocok tanaman holtikultura). 
  4. Zone iklim dingin.Ketinggian 2500 – 400m, dengan suhu rata-rata tahunan 11 C (zone ini tumbuhan yang ada berupa lumut). 
  5. Zone iklim salju tropis. Ketinggian lebih dari 400m dari permukaan laut, di daerah ini tidak terdapat tumbuhan.
Read More..

Kamis, 03 Mei 2012

Unsur-unsur yang Mempengaruhi Cuaca dan Iklim

Unsur-unsur cuaca dan iklim antra lain:
1. Suhu atau temperatur udara
Suhu atau temperatur udara ditentukan oleh dua faktor yaitu :
  1. Sudut datangnya sinar mathari
Sudut datangnya sinar matahari sangat menentukan panasnya sinar suhi dipermukaan bumi. Jika sinar matahari tegak lurus dengan dengan permukaan bumi maka suhu udara dipermukaan bumi akan mendapatkan pemanasan yang maksimal. Sedangkan jika arah datangnya matahari itu condong maka pemanasan permukaan bumi akan tidak masimal.
  1. Lamanya penyinaran
Lamanya penyinaran permukaan bumi juga mempengaruhi suhu dipermukaan bumi. Lama penyinaran itu juga tergantung pada letak suatu wilayah. Contoh :

lintang
Lama waktu penyinaran maksimal
12 jam
17°
13 jam
41°
15 jam
49°
16 jam
63°
20 jam
66,5°
24 jam
67,5°
1 bulan
90°(kutub)
6 bulan
  1. Ketinggian tempat
faktor ini juga sangat mempengaruhi suhu udara. Karna semakin tinggi di atas permukaan laut semakin rendah suhu udaranya. Penurunan suhu udara setiap 100 meter yaitu berkurang 0,5°-0,6°c. sedangkan suhu udara diatas permukaan laut 26°c.
  1. Jarak suatu tempat ke laut
Wilayah laut lebih cenderung untuk menerima panas sedangan lebih sulit untuk melepaskan panas. Dengan demikian suatu daerah yang lebih dekat dengan lautan maka suhu udaranya lebih panas dibanding dengan daerah yang jauh dari lautan.

  1. Banya sedikitnya awan
Semakin banyak awan maka semakin sedikit panas yang diterima oleh bumi.
Pemanasan permukaan bumi adayang secara langsung ada juga pemanasan permukaan bumi secara tidak langsung. Pemanasan bumi secara tidak langsung yaitu :
  1. Konduksi
Konduksi adalah pemanasan yang dilakukan dengan peroses perpindahan panas antara dua benda yang bersentuhan.
  1. Konveksi
Konveksi adalah perpindahan panas secara gerak vertikal ke atas kebawah.
  1. Adveksi
Adveksi adalah proses pemnindahan secara mendatar/horizontal.
  1. Turbelensi
Turbelensi adalah gerakan angin yang berputar-putar akibat ada tekana rendah di tengah-tengah tekanan udara yang tinggi.
Garis-garis isotherm
Garis isotherm adalah garis hayal yang menghubungkan tempat tempat yang memiliki suhu rata-rata yang sama.
2. Tekanan udara
Tekanan udara adalah suatu gaya yang timbul akibat adanya berat dari lapisan
udara. Udara yang menyelubungi bumi ini adalah dan mempunyai massa. Alat yang digunakan untuk mengukur tekanan udara adalah barometer sedangkan alat yang bias mencatat sendiri disebut barograph.
Rumus yang dapat digunakan untuk menghitung tekanan adalah p= p₁ - h/8 x 1mb.
p₁ = 1013 mb.
3. Angin
Angin adalah udara yang bergerak dari dari tekann tinggi ketekanan rendah.
kecepatan angin dapat dihitung dengan ada beberapa factor, antara lain :
hal yang harus diperhatikan dalam mengamati angin antara lain :
  1. Kecepatan angin
  2. Kekuatan angin
  3. Arah angin
baromerik adalah angka yang menunjukkan perbedaan tekanan udara antara 2 isobar melalui garis lurus, dihitung tiap 111 km(jarak di daerah ekuator = 1°.
Macam-macam angin
  1. Angin tetap
Angin tetep adalah angin yang arah tiupanya selalu sama sepanjang tahun.
Contohnya :
  • Angin pasat
  • Angin anti pasat
  • Angin barat
  • Angin timur
  1. Angin periodik
Angin periodik dibagi menjadi dua :
  • angin periodik setengah harian, meliputi : angin darat, angin laut, angin lembah, dan angin gunung.
  • Angin periodic setengah tahunan/angin muson.
  1. Angin local
Angin local adalah angin yang bertiup didaerah tertentu saja, antara lain :
  • Angin terjun (fohn)
  • Angin siklon dan angin anti siklon
  1. Kelembaban udara
Kelembaban udara adalah banyaknya uap air yang terkandung dalam udara.
Kelem baban udara dibedakan atas :
  • Kelembaban spesifik yaitu banyaknya uap air yang dikandung dalam 1 kilogram udara.
  • Kelembaban absolute yaitu densitas uap airsebanyak 12 gram. Rumus Kelembapan Absolut:
Jumlah Uap Air
Kelembapan absolute =
Volume suatu tempat

  • Kelembaban relative/nisbi yaitu perbandingan antara jumlah uap air yang ada secara nyata dengan jumlah uapair maksimum yang mampu dikan dung oleh setiap unit volume udara dalam suhu yang sama.
Jumlah Uap Air
Kelembapan absolute = x 100%
Volume suatu tempat


  1. Hujan
Hujan adalah peristiwa jauhnya titik-titik air dari udara yang sudah terlalu berat kandungan airnya.
Berdasarkan besar kecilnya dan banyak sedikitnya titik air hujan dibedakan menjadi:
  • Hujan halus, yaitu hujan yang titik-titik airnya sangat halus.
  • Hujan rintik-rintik, yaitu hujan yang titik-titiknya haul dan dalam jumlah banyak.
  • Hujan sebenarnya, yaitu hujan yang titik-titik airnya berjari-jari 0,3-3mm dan jatuh dengan kecepatan 3m/detik.
  • Hujan lebat, yaitu hujan yang turun sangat kuat, dan titik-titik airnya berdiameter ± 7 mm.
Berdasarkan proses terjadinya hujan dapat dibedakan menjadi :
  • Hujan zenithal
Hujan zenithal terjadi saat matahari pada titik zenith, terjadi di daerah khatulistiwa
  • Hujan orografis
Hujan orografis hujan yang terjadi karena angin yang membawa uap air ke arah puncak gunung sehingga suhu udara turun dan terjadi proses kondensasi.
  • Hujan frontal
Hunjan frontal terjadi akibat pertemuan antara pertemuan antara pertemuan masa udara panas yang membawa uap air dengan masa udara yang dingin.
  • Hujan siklon
Hujan siklon terjadi karena udara panas yang naik mengikuti perputaran angin siklon, temperaturnya menjadi dingin, udara menjadi jenuh.
  • Hujan muson
Hujan muson terjadi karena diperngaruhi oleh tiupan angin muson.

Iklim
Iklim adalah keadaan rata-rata dari cuaca pada daerah yang luas dan dalam waktu yang cukup lama.
Klasifikasi iklim
  1. Iklim matahari
Pembagian iklim matahari didasarkan pada kedudukan matahari terhadap muka bumi. Iklim matahari dibedakan menjadi empat yaitu :
  • iklim tropic
  • Iklim sebtropik
  • Iklim sedang
  • Iklim dingin
  1. Iklim fisis
Iklim fisis didasarkan pada keadaan sesungguhnya di permukaan bumi. Tipe-tipe iklim fisis yaitu :
  • Iklim kontinental
Iklim ini dipengaruhi oleh ilim darat yang ditandai dengan amplitude suhu harian tinggi dan amplitudo tahunan juga tinggi.
  • Iklim maritime
Iklim ini dipengaruhi oleh angin laut yang ditandai dengan amplitudo suhu harian rendah dan amplitudo suhu tahunana juaga rendah.
  • Iklim dataran tinggi
Iklim ini dipengaruhi oleh angin gunung yang ditandai dengan amplitude suhu harian besar, tekanan udara rendah,udara kering, sinar matahari sangat terik, dan jarang turun hujan.

  • Iklim muson
Iklim muson ini berada didaerah yang dilalui oleh angin muson yang bertiup enam bulan sekali iklim ini ditandai dengan deriupnya angin setangah tahun membawa hujan dan setengah tahun yang menimbulkan kemarau.
Kelasifikasi menurut para ahli yaitu :
  1. Menurut koppen
Menurut koppen didasarkan pada curah hujan dan temperature. Koppen membagi iklim menjadi lima tipe iklim yaitu :
  • A = iklim tropical, ditandai dengan rata-rata suhu setiap bulan adalah lebih besar dari 18oC, curah hujan tahunan lebih tinggi daripada evapotransiprasi tahunan
  • B = iklim hujan kering/gurun, Evapotranspirsi tahunan lebih tinggi daripada curah hujan
  • C = iklim sedan atau hangat/mesothermalg, rata-rata suhu di atas -3oC kurang dari 18oC.
  • D = iklim dingin/iklim salju, rata-rata bulan terdingin di bawah -3oC,bulan terpanas 10oC
  • E = iklim kutub/Es , bulan panas kurang dari 10oC

  1. Menurut Schmidt-ferguson
Klesifikasi ini berdasarkan pada perhitungan indeks nilai Q dengan cara menghitung jumlah curah hujan tiap-tiap bulan.
Rumus penghitungan Q :

Q = rata-rata bulan kering x 100%
rata-rata bulan basah

Schmidt-Fergushon membagi iklim Indonesia menjadi delapan tipe yaitu :
  1. Iklim A; sangat basah, qilai Q = 0-14,3%
  2. Iklim B; basah, nilai Q = 14,3-33,3%
  3. Iklim C; agak basah, nilai Q = 33,3-60%
  4. Iklim D; sedang, nilai Q = 60-100%
  5. Iklim E; agak kering, nilai Q = 100-167%
  6. Iklim F; kering; nilai Q = 167-300%
  7. Iklim G; sangat kering, nilai Q = 300-700%
  8. Iklim H; luar biasa kering, nilai Q = >700%

  1. Menurut Oldeman
Menurut dia didasarkan atas jumlah bulan basah secara berurutan dan jumlah bulan kering.
  1. A = jika terdapat 9 bulan basah berurutan
  2. B = jika terdapat 7-9 bulan basah berurutan
  3. C = jika terdapat 5-6 bulan basah berurutan
  4. D = jika terdapat 3-4 bulan basah berurutan
  5. E = jika terdapat kurang dari 3 bulan basah berurutan

  1. Menurut F.W.Junghuhn
Menurutnya diklasifikasi dengan cara menghitung ketinggian tempat dan jenis tanaman. Junghuhn membagi iklim menjadi empat zona yaitu :
  • Daerah panas
  • Daerah sedang
  • Daerah sejuk
  • Daerah dingin

Gejala-gejala cuaca
Gejala cuaca adalah serangkaian gejala alam yang terbentuk karena temperature, kelembaban dan tekanan udara. gejala-gejala cuaca yaitu:
  1. Kilat, Guntur dan petir
Kilat adalah aliran listrik dalam bentuk sinar atau cahaya yang muncul secara tiba-tiba dari antara dua awan yang berbeda muatan listrik.
  1. Kabut
Kabut adalah udara lembab yang berisikan jutaan butir air kecil halus yang letaknya dekat diatas permukaan tanah
Macam-macam kabut :
  • Kabut slokan / kabut sawak
  • Kabut pemancaran
  • Kabut adveksi
  • Kabut yang terjadi dikota industry
  1. Awan
Awan adalah kumpulan titik air atau Kristal-kristal es yang halus diatmosfir.
Berdasarkan bentuknya awan dibedakan :
  • Awan cumulus, berbentuk bergumpal-gumpal seperti bulu domba
  • Awan stratus, berbentuk berlapis-lapis
  • Awan cirrus, bentuk halus seperti kapas
  • Awan nimbus, warna kelabu merupakan sumber hujan
Berdasarkan ketinggiannya, awan dibedakan ;
  • Awan tinggi, ketinggian lebih 6000 m.
  • Awan sedang, terletak antara 2000-6000 m.
  • Awan rendah, terletak antara 0-2000 m.
  • Awan yang berkembang vertical, yaitu awan yang ketinggian 500 m.

Gejala optic di atmosfer
  1. Pelangi
Pelangi adalah busur warna di udara yang terdiri dari warna merah,jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.
  1. Halo
Halo adalah lingkaran sinar putih yang mengelilingi bulan atau matahari
  1. Aurora
Aurora adalah gejala berupa cahaya yang bersinar pada malam hari di sekitar kutub.
  1. Sandikala
Sandikala adalah cahaya berwarna merah kekuningan yang tampak di ufuk barat mengiringi matahari terbenam.
  1. Fatamorgana
Fatamorgana adalah suatu ilusi optic yang disebabkan pantulan cahaya oleh lapisan udara dengan temperature yang berlainan dekat permukaan tanah.

Peran cuaca dan iklim dalam kehidupan manusia
  1. Peran cuaca dalam pertanian
Cuaca sangat berperan dalam pertanian karena air berperan untuk membawa unsure hara yang baik untuk pertumbuhan tanaman pertanian.
  1. Peran cuaca dalam bidang perhubungan
Cuaca sangat berperan penting dalam transportasi barang atau yang lainnya. Karna jika cuaca buruk maka taransportasi barang dan lain-lainnya akan tergangu.
  1. Peran cuaca dalam komunikasi
Cuaca juga berpera penting dalam komuniasi karna di aimosfir kita ada lapisan yang sangat berguna bagi jaringan komunikasi kita.
Read More..

Cuaca Dan Iklim Serta Pengaruhnya

Pergerakan Bumi Di Dalam Sistem Suria

Pengenalan
Bumi yang kita diami berbentuk sfera. Bumi mempunyai dua kutub, iaitu Kutub Utara dan Kutub Selatan.

Garisan Khatulistiwa ialah satu bulatan bayangan di permukaan bumi di tengah-tengah antara Kutub Utara dan Kutub Selatan. Paksi bumi ialah satu garisan bayangan merentas bumi dari Kutub Utara ke Kutub Selatan.

Putaran Bumi Serta Kesannya
Bumi berputar di atas paksinya mengikut arah lawan jam, iaitu dari arah barat ke timur. Kecondongan paksi bumi adalah sebanyak 66 1/2o dengan rataan londar matahari dan 23 1/2o dengan garis tegak ke rataan londar matahari.

Putaran bumi akan menyebabkan berlakunya:
-Siang dan malam
-Biasan angin dan arus lautan
-Air pasang dan surut

1.Siang dan Malam
Putaran bumi di atas paksinya mengakibatkan hanya sebahagian bumi yang menerima cahaya matahari dan bahagian yang satu lagi dalam kegelapan pada waktu-waktu tertentu.

2.Biasan Angin dan Arus Lautan
Objek yang melintasi hemisfera utara akan dibias ke kanan, manakala objek yang melintasi hemisfera selatan akan dibias ke kiri.

3.Air Pasang Surut
Air pasang surut di laut adalah akibat daripada tarikan graviti bulan.

Peredaran Bumi Serta Kesannya
Semasa bumi berputar di atas paksinya, bumi juga beredar mengelilingi matahari mengikut arah lawan jam dalam orbit bujur

Satu edaran mengelilingi matahari mengambil masa selama 365 1/4 hari.Orbit bujur bumi menyebabkan bumi tidak sentiasa berada pada jarak yang sama dari matahari.

Peredaran bumi dan kecondongannya paksinya mengakibatkan:

A.Perubahan ketinggian matahari tengah hari di langit
Peredaran bumi mengelilingi matahari serta kecondongan paksinya menyebabkan ketinggian matahari tengah hari berubah mengikut garis lintang pada waktu-waktu berlainan dalam setahun. Ini boleh dibuktikan melalui keadaan di bawah:

Pada 21 Mac (Ekuinoks musim bunga di Hemisfera Utara)
Matahari berada tegak di atas kepala di Khatulistiwa pada waktu tengah hari.
Pada 21 Jun (Solstis musim panas di Hemisfera Utara)
Matahari berada tegak di atas kepala di Garisan Sartan pada waktu tengah hari.

Pada 23 September (Ekuinoks musim luruh di Hemisfera Utara)
Matahari berada tegak di atas kepala di Khatulistiwa pada waktu tengah hari.

Pada 22 Disember (Solstis musim sejuk di Hemisfera Utara)
Matahari berada tegak di atas kepala di Garisan Jadi pada waktu tengah hari.

Matahari berada paling hampir dengan bumi pada masa ekuinoks, manakala lebih tinggi dari bumi semasa solstis.


B.Perbezaan Panjang Waktu Siang dan Malam
Peredaran bumi mengelilingi matahari juga menyebabkan perbezaan panjang waktu siang dan malam pada masa yang berlainan dalam setahun. Walau bagaimanapun, kawasan di Khatulistiwa mempunyai waktu siang dan malam yang sama panjang sepanjang tahun.
Ini boleh diperjelaskan melalui keadaan di bawah:

Pada waktu Ekuinoks (21 Mac dan 23 September)
Semua tempat di dunia kecuali Kutub Utara dan Kutub Selatan mengalami waktu siang dan malam yang sama panjang kerana matahari berada tegak di atas kepala di Khatulistiwa.

Pada waktu Solstis musim panas (21 Jun)
Pada masa ini, berlaku musim panas di Hemisfera Utara , ini menyebabkan siang lebih panjang dan waktu malamnya lebih pendek.
Pada masa yang sama, Hemisfera Selatan mengalami musim sejuk, ini menyebabkan siang lebih pendek dan malamnya lebih panjang .
Kawasan di utara Garisan Artik mengalami 24 jam siang, manakala kawasan di selatan Garisan Antartik mengalami 24 jam siang.

Pada waktu Solstis musim sejuk ( 22 Dis )
Pada masa ini, berlaku musim sejuk di Hemisfera Utara, ini menyebabkan malam lebih panjang dan waktu siangnya lebih pendek. Pada masa yang sama, berlaku musim panas di Hemisfera Selatan, ini menyebabkan waktu siangnya lebih panjang dan waktu malamnya lebih pendek.
Kawasan di utara Garisan Artik mengalami 24 jam malam, manakala kawasan di selatan Garisan Antartik pula mengalami 24 jam siang.

C.Empat Musim dalam Setahun
Peredaran bumi mengelilingi matahari serta kecondongan paksinya juga menyebabkan berlakunya kejadian empat musim dalam setahun. Negara-negara yang mengalami kejadian empat musim yang nyata ialah Negara-negara Eropah, Kanada, Amerika Syarikat, China dan Jepun.

Empat musim yang nyata ini biasanya berlaku di pertengahan Garisan Lintang dan tidak berlaku di kawasan Tropika kerana matahari sentiasa berada tinggi di langit.

Di kawasan Garisan Artik dan Garisan Antartik, musim bunga dan musim luruh sangat pendek, manakala musim panas dan musim sejuknya agak panjang.

Cuaca Dan Iklim Di Malaysia
Malaysia mengalami iklim jenis Khatulistiwa. Iklim Khatulistiwa bersifat panas dan lembap sepanjang tahun. Malaysia mencatatkan suhu yang tinggi dan setara (hampir sama) sepanjang tahun. Min suhu tahunan ialah di antara 26oC hingga 27oC. Kawasan tanah tinggi, seperti Cameron Highland, mengalami suhu yang lebih rendah, iaitu kira-kira 18oC. Malaysia menerima hujan lebat, iaitu kira-kira 2000 mm - 3000 mm setahun.

Ciri-ciri Iklim Di Malaysia
Ciri-ciri iklim negara Malaysia dapat dikenal pasti dari segi:
Suhu
Hujan
Angin
Kelembapan Bandingan Udara

A.Suhu
Malaysia mengalami suhu yang tinggi dan setara sepanjang tahun. Min suhu tahunannya adalah kira-kira 260C hingga 270C.

Min suhu tahunan di kawasan tanah pamah adalah kira-kira 270C, manakala di kawasan tanah tinggi, min suhu lebih rendah.

Julat (perbezaan suhu tertinggi dengan suhu terendah) suhu tahunan adalah pula kira-kira 180C. Bagaimanapun, julat suhu harian adalah tinggi, iaitu kira-kira 70C.

Malaysia mengalami julat suhu tahunan yang kecil
kerana:
-Suhu agak sekata sepanjang tahun
-Menerima pancaran matahari sepanjang tahun
-Kelembapan bandingan udara tinggi (kira-kira 85%)
-Langit diliputi oleh awan yang tebal
-Litupan hutan yang tebal dan luas
-Sifat kepulauannya iaitu dikelilingi oleh laut.

B.Hujan
Malaysia menerima hujan lebat sepanjang tahun, kira-kira 2030 mm. Taburan hujan di Malaysia tidak sekata dari sebulan ke sebulan dan dari satu tempat ke tempat yang lain kerana faktor-faktor seperti
-Tiupan angin
-Litupan awan
-Bentuk muka bumi.

Malaysia tidak mengalami musim kemarau yang nyata tetapi terdapat masa kemarau yang singkat di beberapa buah kawasan. Namun begitu, kemarau tidak berlaku setiap tahun di tempat yang sama.

Jumlah hujan tahunan
1.Melebihi 3500 mm
-Kaki bukit Kelantan dan Terengganu
-Bukit Larut di Perak
-Gunung Jerai di Kedah
-Gunung Batu Putih di Banjaran Titiwangsa

2.3000-3500 mm
-Pantai Timur Semenanjung Malaysia
-Pantai Utara Sabah
-Bahagian Tengah Sarawak

3.2500-3000 mm
-Pedalaman Pantai Timur Semenanjung Malaysia
-Bahagian Selatan Semenanjung Malaysia
-Kaki Bukit Banjaran Titiwangsa
-Pantai Barat dan Tengah Sabah

4.2000-2500 mm
-Pantai Barat Semenanjung Malaysia
-Kawasan Pedalaman Semenanjung Malaysia
-Kawasan Pedalaman Sabah

5.Kurang 2000 mm
-Daerah Jelebu dan Kuala Pilah di Negeri Sembilan
-Kawasan pantai antara Kuala Selangor dengan Lumut

Kebanyakan hujan turun dalam bentuk hujan bukit dan hujan perolakan. Taburan hujan di Malaysia dipengaruhi oleh angin Monsun Timur Laut dan angin Monsun Barat Daya. Selain itu, Angin Sumatera bertiup pada masa yang sama dengan angin monsun barat daya.

C.Tiupan Angin
Malaysia mengalami dua jenis tiupan angin yang utama iaitu:
-Angin Monsun Timur Laut
-Angin Monsun Barat Daya

Malaysia juga mengalami tiupan angin Sumatera yang bertiup dari Pulau Sumatera. Angin ini melanda kawasan pantai barat Semenanjung Malaysia terutamanya dikawasan-kawasan antara Pelabuhan Klang dan Johor Bharu.

Kawasan pinggir pantai Malaysia juga mengalami dua jenis angin tempatan iaitu bayu laut dan bayu darat.


Bayu Laut
Berlaku pada waktu siang kerana pada waktu siang daratan lebih panas cepat menjadi panas berbanding dengan lautan.

Suhu udara di permukaan daratan lebih tinggi daripada suhu di permukaan lautan.

Daratan mengalami tekanan udara rendah manakala lautan mengalami tekanan udara tinggi.

Udara bergerak dari lautan yang bertekanan tinggi ke daratan yang bertekanan rendah sebagai bayu laut.


Bayu Darat
Berlaku pada waktu malam kerana pada waktu malam daratan lebih cepat menjadi sejuk berbanding dengan lautan.

Suhu udara di permukaan daratan lebih rendah daripada suhu di permukaan lautan.

Daratan mengalami tekanan udara tinggi manakala lautan mengalami tekanan udara rendah.

Udara bergerak dari daratan yang bertekanan tinggi ke lautan yang bertekanan rendah sebagai bayu darat

D.Kelembapan Bandingan Udara
Kelembapan bandingan udara di Malaysia sentiasa tinggi kerana suhu sentiasa tinggi dan julat suhu rendah. Oleh itu, udara di negara kita sentiasa mengandungi wap air yang banyak.

Kelembapan banding udara merupakan nisbah perbandingan antara wap air yang wujud di dalam udara dengan jumlah wap air yang dapat ditampung oleh udara itu pada suhu yang tertentu

Kelembapan bandingan udara berubah-ubah mengikut suhu udara. Apabila suhu udara naik, kelembapan bandingannya turun dan apabila suhu turun, kelembapan bandingannya naik.

Lazimnya, kelembapan bandingan udara di negara kita melebihi 80%. Ini bermaksud jumlah wap air yang masih boleh ditampung ialah kira-kira 20% lagi.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Cuaca Dan Iklim Di Malaysia

A.Faktor Kedudukan Malaysia
Kedudukan Malaysia di kawasan Khatulistiwa menyebabkannya tidak mengalami kemarau yang nyata. Sebaliknya berkeadaan lembap sepanjang tahun.

Kedudukan ini juga menyebabkan Malaysia menerima pancaran matahari sepanjang tahun dengan purata 6 jam sehari.

Malaysia juga bebas daripada ancaman taufan dan siklon tropika (dikenali juga sebagai taufan di Laut China Selatan)

Kawasan yang dipengaruhi oleh siklon tropika ialah antara garisan lintang 6U hingga 20U. Siklon tropika merupakan ribut kecang yang bertiup menuju ke kawasan tekanan rendah di lautan tropika.

B.Faktor Tiupan Angin Monsun
Malaysia menerima dua jenis angin monsun yang utama, iaitu

1.Angin Monsun Timur Laut
Angin Monsun Timur Laut bertiup antara bulan November hingga Mac dan membawa hujan bukit yang lebat ke kawasan yang menghadap Laut China Selatan kerana angin ini bertiup dari laut.

Kawasan-kawasan yang menerima hujan lebat dalam musim ini (lebih daripada 1500 mm) ialah:
-Pantai timur Semenanjung Malaysia
-Bahagian selatan Banjaran Bintang
-Bahagian tengah Banjaran Titiwangsa
-Pantai utara Sabah (Kudat dan Sandakan)
-Hampir seluruh negeri Sarawak

Kawasan yang menerima hujan sedikit dalam musim ini (kurang daripada 1000 mm) ialah:
-Kawasan Pantai Barat Semenanjung Malaysia terutamanya di bahagian barat laut dan barat daya (terlindung oleh Banjaran Titiwangsa).
-Kawasan sekitar Tawau dan pedalaman Sabah.

B.Angin Monsun Barat Daya
Angin Monsun Barat Daya bertiup antara bulan Mei hingga September. Angin ini tidak membawa hujan lebat kerana dihalang oleh kawasan tanah tinggi di Pulau Sumatera dan Kalimantan.

Kawasan yang menerima hujan yang lebat dalam musim ini (melebihi 1500 mm) ialah:
-Bukit Larut dan Gunung Jerai
-Kawasan gunung Batu Putih di Banjaran Titiwangsa
-Kawasan Tanah Tinggi di Terengganu
-Kawasan Tanah Tinggi di pedalaman Sabah
-Pantai Barat Sabah

Daerah Kuala Pilah, di Negri Sembilan menerima hujan sedikit dalam musim ini (lebih kurang 1000 mm) kerana terletak dalam kawasan lindung hujan.

Kawasan lindung hujan
Bermaksud kawasan lereng bukit yang tidak mendapat hujan yang banyak. Ia terlindung daripada angin yang membawa hujan.

Kedua-dua jenis angin monsun ini mempengaruhi cuaca dan iklim di Malaysia.

C.Faktor Ketinggian
Ketinggian sesuatu kawasan boleh mempengaruhi suhu tempatan. Kawasan yang lebih rendah mempunyai suhu yang lebih tinggi, manakala kawasan yang lebih tinggi mengalami suhu yang lebih rendah.

Suhu turun dengan kadar 1C bagi setiap kenaikan 165m dari aras laut.

Contohnya Subang Jaya, Kuala Lumpur yang terletak di kawasan tanah rendah (40m dari aras laut) mempunyai min suhu tahunan 27.7C. Manakala min suhu tahunan di Tanah Tinggi Cameron (1 488m dari aras laut) ialah 17.8C.

Lapisan udara yang lebih hampir dengan permukaan bumi dipanaskan oleh haba dari bumi. Manakala lapisan udara yang semakin tinggi kurang mendapat haba dari bumi.

Oleh itu kawasan yang lebih tinggi mempunyai suhu yang lebih rendah.

D.Faktor Kepulauan
Malaysia dikelilingi oleh kawasan laut yang luas dan mempunyai sifat kepulauan.

Pada waktu siang, kawasan laut adalah lebih lambat panas berbanding dengan kawasan darat. Ini merendahkan suhu di kawasan pinggir pantai dan menjadikan suhunya sederhana panas.

Manakala pada waktu malam pula, kawasan laut lambat sejuk berbanding dengan kawasan daratan. Keadaan ini meninggikan suhu di kawasan pinggir pantai dan menjadikan suhunya sederhana sejuk.

Pengaruh Cuaca Dan iklim Terhadap Kegiatan Manusia


Pengenalan
Dunia kita boleh dibahagikan kepada beberapa zon iklim. Setiap zon iklim yang sama mempunyai sifat iklim, tumbuh-tumbuhan semulajadi, tanam-tanaman dan kegiatan manusia yang hampir sama.Zon iklim terbahagi kepada tiga jenis yang utama iaitu:

Zon Sejuk
Iklim Artik atau Tundra

Zon Sederhana
Iklim Jenis British
Iklim Jenis Mediterranean
Iklim Jenis China
Iklim Jenis Siberia
Iklim Jenis Steppe
Iklim Jenis Lauretia

Zon Panas / Zon Tropika
Iklim Gurun Panas
Iklim Monsun Tropika
Iklim Jenis Savana
Iklim Khatulistiwa

Pengaruh Cuaca Dan Iklim Terhadap Kegiatan Manusia
Kewujudan zon iklim yang berbeza di dunia adalah disebabkan oleh pancaran matahari yang tidak sekata kerana bumi berbentuk sfera. Iklim yang berbeza ini telah menpengaruhi cara hidup dan kegiatan manusia yang berbeza mengikut kawasan zon iklim.


1 Zon Panas
Zon panas terletak di kawasan tropika, iaitu antara Garisan Sartan (23 1/2 U ) dan Garisan Jadi (23 1/2 S ). Zon ini mengalami keadaan panas sepanjang tahun. Zon Panas mempunyai empat jenis iklim, iaitu:
-Iklim Khatulistiwa
-IIklim Monsun Tropika
-Iklim jenis Savana/Sudan
-Iklim Gurun Panas

Gurun Thar
Merupakan contoh gurun panas yang terletak di sempadan dua buah negara iaitu India dan Pakistan. Keluasannya adalah kira-kira 455 000 km persegi. Gurun ini dikenali sebagai "The Great India Desert".

Ciri-ciri Iklim Gurun Thar
Gurun Thar mengalami iklim yang panas dan kering sepanjang tahun.

Langit di kawasan gurunnya tidak berawan dan ini menyebabkan:
-Suhu pada waktu siang sangat panas, min suhunya kira-kira 38 darjah C
-Manakala pada waktu malam sangat sejuk dengan suhu kira-kira 10 darjah C
-Min suhu tahunan ialah antara 27 darjah C - 35 darjah C.
-Julat suhu harian juga tinggi iaitu kira-kira 22 darjah C - 32 darjah C
-Hujan tahunan rendah,kurang 250mm
-Dipengaruhi Angin Timuran yang kering.


Cara Hidup Penduduk Di Gurun Thar
Penduduknya terdiri daripada orang-orang nomad.

Kegiatan utama penduduk ialah menternak binatang.

Antara binatang yang diternak ialah kambing, biri-biri, unta dan keldai. Lembu dan unta diternak untuk mendapatkan susu dan dijadikan binatang pengangkut serta membajak tanah.

Orang nomad hidup secara berpindah-randah untuk mencari kawasan rumput baru kerana di gurun kawasan rumput adalah terhad dan tumbuh di kawasan tertentu sahaja.

Rumah orang-orang nomad adalah ringkas dan diperbuat daripada jerami dan dahan- dahan kayu. Keadaan ini sesuai dengan corak hidup masyarakat nomad yang sentiasa berpindah-randah.

Selain itu, penduduk Gurun Thar ada juga yang mendirikan petempatan kekal. Kebanyakannya dibina di kawasan yang berhampiran dengan mata air atau anak sungai.

Mereka hidup secara berladang. Antara tanaman yang ditanam seperti gandum, kapas, bijian dan sayur-sayuran.

Mereka juga menternak unta, lembu, kambing dan biri-biri untuk mendapatkan susu, daging dan bulu.

Kegiatan pertanian mereka adalah mengikut perubahan musim. (Lihat di bawah)

Sebelum musim monsun
Pertengahan bulan Mac hingga pertengahan bulan Jun
-Cuaca panas dan kering
-Kelembapan udara rendah
-Kadar sejatan tinggi
-Pertanian kurang atau tidak dijalankan
-Membuat persediaan kedatangan monsun seperti mengali perigi.

Semasa musim monsun
Pertengahan bulan Jun hingga bulan September
-Hujan mula turun
-Tumbuh-tumbuhan hijau dan bunga-bungaan mula tumbuh.
-Petani memulakan kerja-kerja menyemai benih dan bercucuk tanam.

Selepas musim monsun
Pertengahan bulan September hingga pertengahan bulan November
-Tumbuhan dan tanaman mula bertukar warna menjadi perang kekuningan.
-Petani mula mengumpul hasil-hasil pertanian.
-Membiak kambing dan biri-biri


2 Zon Sederhana
Zon sederhana terletak di kawasan tropika, iaitu antara Garisan Sartan (23 1/2 U ) dengan Garisan Artik ( 66 1/2 U) dan Garisan Jadi (23 1/2 S ) dengan Garisan Antartik (66 1/2 S ). Zon ini mengalami kejadian 4 musim iaitu musim bunga, musim panas, musim luruh dan musim sejuk. Jenis-jenis iklim di zon sederhana termasuklah:
-Iklim Mediterranean
-IIklim Steppe
-Iklim Jenis China
-Iklim Jenis British
-Iklim Siberia
-Iklim Jenis Laurentia

Siberia
Iklim Siberia ialah iklim sejuk sederhana kebenuaan
Musim panasnya pendek dan sederhana panas ( 15 darjah C - 20 darjah C ).
Musim sejuknya panjang iaitu selama 6 bulan dan sangat sejuk iaitu antara - 5 darjah C hingga 17 darjah C. Julat suhu tahunan adalah besar iaitu melebihi.
Jumlah kerpasan tahunan adalah sedikit iaitu kira-kira 500 mm. Kebanyakannya turun pada musim panas dalam bentuk hujan perolakan. Pada musim sejuk, kerpasan turun dalam bentuk salji.

Cara Hidup Penduduk Di Siberia

Penduduk di kawasan barat dan barat daya menjalankan pertanian campur. Ini kerana kawasan tersebut mengalami iklim yang lebih sejuk. Tanaman utamanya ialah gandum, oat, ubi kentang dan fleks. Penternakan lembu tenusu dan daging juga dijalankan.Pembalakan pokok tirus (pain, sprus, dan fir ) merupakan kegiatan ekonomi utama di kawasan Siberia. Kegiatan menjerat binatang seperti tupai, musang, rubah putih dan mink dijalankan pada musim sejuk. Kegiatan perlombongan gas asli dan petroleum, batu permata, emas, arang batu dan kuprum juga dijalankan di siberia


3 Zon Sejuk
Terletak di antara latitud 66 1/2 darjah U/S dengan 90 darjah U/S. Zon sejuk ini meliputi kawasan Artik, Greenland, Iceland dan Alaska di hemisfera utara dan Antartika di hemisfera selatan

Greenland
Terletak berhampiran dengan Kutub Utara. Merupakan pulau yang terbesar di dunia.Mengalami iklum Artik iaitu iklim tundra. Mengalami 24 jam waktu siang antara Jun hingga Ogos. Oleh itu ia digelar sebagai "Tanah bermatahari pada tengah malam"Sejuk sepanjang tahun.Musim sejuknya sangat sejuk dan panjang.Suhunya antara - 22 darjah C hingga -4 darjah C. Musim panasnya singkat dan sederhana sejuk. Suhunya antara 1 darjah C hingga 5 darjah C. Jumlah kerpasan tahunannya sangat rendah iaitu kurang daripada 250mm. Kebanyakkanya turun dalam bentuk salji. Ribut salji dan dan angin kencang sering berlaku pada musim sejuk.

Cara Hidup Penduduk Di Greenland





Penduduk Greenland terdiri daripada orang Eskimo atau Inuit. Mereka hidup secara berpindah-randah mengikut perubahan musim. Orang Eskimo tinggal dalam igloo. Andur salji merupakan pengangkutan darat yang utama. Selain itu kereta salji berenjin atau skuter juga digunakan. Pada musim sejuk, orang Eskimo mejalankan aktiviti menangkap ikan, memburu anjing laut, dan sunga laut melalui lubang ais yang dibuat. Manakala pada musim panas, mereka akan menggunakan kayak sebagai pengangkutan utama. Selain itu mereka juga menggunakan umiak (perahu besar) untuk menangkap ikan paus di laut. Pada musim panas, aktiviti menangkap ikan dilakukan dengan harpuan dan lembing. Ikan- ikan yang di tangkap termasuklah ikan kod, solomon dan ikan paus. Selain itu, pada musim panas mereka juga mejalankan aktiviti memburu binatang seperti anjing laut, musang artik, singa laut, karibu, dan beruang kutub.

Pengaruh Cuaca Dan Iklim Terhadap Ekonomi Malaysia
Faktor cuaca dan iklim telah memberi pengaruh yang besar terhadap kegiatan ekonomi penduduk Malaysia terutamanya kegiatan pertanian, perikanan, pelacongan, pembalakan dan perindustrian

1 Ekonomi Pertanian

Iklim yang lembap dan panas sepanjang tahun dengan purata suhu menggalakkan pertumbuhan pelbagai tanaman seperti kelapa sawit, getah, koko, lada hitam dan sebagainya.

Hujan lebat sepanjang tahun iaitu berjumlah 2060 mm telah membekalkan sumber air kepada tanaman. Keadaan ini amat sesuai untuk tanaman padi.

Suhu yang sederhana di sesetengah kawasan tinggi iaitu seperti di Ranau (Sabah), Tanah Tinngi Cameron (Pahang) telah menggalakkan tanaman hawa sederhana, bunga-bungaan dan teh secara meluas.

Penanaman tembakau di Dataran Kelantan menjalankan proses menanam tembakau pada musim kemarau di kawasan sawah padi iaitu selepas padi dituai.

2 Ekonomi Perikanan

Cuaca dan iklim turut mempengaruhi kegiatan nelayan di pantai timur Semenanjung, pinggir laut Sarawak dan pantai utara Sabah yang menangkap ikan di Laut China Selatan dan Laut Sulu.

Mereka tidak dapat turun ke laut ketika tiupan angin monsun timur laut ('Musim Tengkujuh") kerana tiupan angin kencang dan laut bergelora yang boleh merbahayakan nelayan bot kecil.

Pada musim ini mereka melakukan kerja-kerja embaiki jaring, mengambil upah, bekerja sambilan atau berniaga kecil-kecilan.

Nelayan di pantai barat dapat menjalankan aktiviti menangkap ikan sepanjang tahun di perairan Selat Melaka kerana perairanya tenang sepanjang tahun.

Sekali-sekala terdapat tiupan angin kencang daripada angin Sumatera di perairan Selat Melaka yang berlaku ketika peralihan angin monsun iaitu antara bulan April- Oktober.

3 Ekonomi Pelancongan
Kegiatan pelancongan dapat dijalankan sepanjang tahun kerana iklim Malaysia panas dan lembap sepanjang tahun yang tidak mempunyai musim sejuk bersalji.

Pelacong asing dan tempatan dapat melancong ke destinasi pelancongan sepanjang tahun seperti di Tanah Tinggi Cameron, Tanah Tinggi Genting, Pulau Langkawi, Pulau Tioman dan sebagainya pada hujung minggu dan cuti sekolah.

4 Ekonomi Pembalakan
Iklim khatulistiwa menggalakkan pertumbuhan hutan hujan tropika di Malaysia.

Hutan ini menggalakkan perkembangan kegiatan penebangan pelbagai jenis kayu-kayan tropika seperti keruing, cengal, balau, mersawa dan meranti.

5 Industri Desa
Pengusaha makanan ringan seperti keropok dan belacan bergantung kepada cuaca yang panas dan bermatahari untuk menjemur bahan-bahan makanan tersebut.

Membandingkan Iklim Dan Kehidupan Penduduk Di Malaysia Dengan Di Negara-negara Lain

Malaysia
Jenis Iklim - Khatulistiwa

Ciri-ciri Iklim - Panas dan lembap sepanjang tahun.Min suhu tahunan C. Julat suhu tahunan kecil C. Hujan tahunan sekitar 2 600 mm. Kebanyakan hujan turun dalam bentuk hujan perolakan. Kelembapan udara tinggi. Litupan awan tebal.

Penyesuaian Cara Hidup - Kegiatan pertanian dapat dijalankan sepanjang tahun. Aktiviti penangkapan ikan di pantai timur Semenanjung Malaysia terganggu pada musim Monsun Timur Laut.

Gurun Thar
Jenis Iklim - Gurun Panas

Ciri-ciri Iklim - Panas dan kering sepanjang tahun. Min suhu tahunan antara . Julat suhu harian dan tahunan tinggi. Hujan tahunan kurang daripada 250 mm .Tiada litupan hujan.

Penyesuaian Cara Hidup -Aktiviti pertanian dilakukan semasa musim monsun (Jun-September). Penduduk nomad berpindah-randah mencari rumput untuk ternakan

Kawasan Siberia
Jenis Iklim Sejuk Sederhana Kebenuaan (Iklim Siberia)

Ciri-ciri Iklim - Musim panas pendek dan sederhana panas. Musim sejuk panjang dan sangat sejuk. Julat suhu tahunan besar, . Jumlah hujan tahunan 500 mm. Hujan maksimum pada musim panas dalam bentuk hujan perolakan. Kerpasan dalam bentuk salji pada musim sejuk.

Penyesuaian Cara Hidup -Kegiatan menjerat binatang pada musim sejuk. Pertanian campur di kawasan yang lebih panas. Pembalakan hutan konifer pada musim sejuk.

Greenland
Jenis Iklim - Tundra (Artik)

Ciri-ciri Iklim -Musim panas pendek dan sedrhana sejuk. Musim sejuk panjang dan terlampau sejuk. Julat suhu tahunan besar. Jumlah hujan tahunan 250 mm . Hujan maksimum pada musim panas. Salji turun pada musim sejuk. Ribut salji dan angin kencang pada musim sejuk.

Penyesuaian Cara Hidup -Kegiatan pertanian tidak dapat dijalankan kerana permukaan bumi sentiasa dilitupi ais. Penduduk (Orang Eskimo) hidup secara berpindah-randah mengikut perubahan musim.

Soalan
Arahan : Pilih jawapan yang betul

-Julat suhu harian besar
-Kemarau sepanjang tahun

1.Maklumat di atas menerangkan keadaan di kawasan yang mengalami iklim jenis .......
A Khatulistiwa
B Mediterranean
C Gurun panas
D Tundra

-Musim panas singkat dan sederhana panas
-Musim sejuk amat sejuk dan panjang
-Hujan tahunan 500 mm

2.Pernyataan di atas menerangkan ciri-ciri iklim di kawasan...................
A Malaysia
B Gurun Thar
C Siberia
D Greenland

3. Kedudukan Greenland yang berhampiran dengan Kutub Utara menyebabkannya mengalami
A Empat musim yang nyata
B Panas dan lembap sepanjang tahun
C Julat suhu tahunan yang besar
D Suhu yang melampau sejuk

4. Antara berikut, pernyataan manakah yang benar tentang cara hidup di Gurun Thar ?
A Kegiatan penanaman buah-buahan adalah penting
B Penduduk menternak binatang secara nomad
C Kegiatan utama ialah memburu binatang
D Penanaman gandum dijalankan secara meluas

-Andur salji
-Umiak
-Kayak

5.Senarai di atas adalah berkaitan dengan cara hidup orang Eskimo sebagai
A Alat pemburuan
B Tempat tinggal
C Alat menangkap ikan
D Alat pengangkutan

Pengaruh Manusia terhadap cuaca dan iklim

Pengenalan
Manusia menjalankan pelbagai kegiatan untuk mencapai kemajuan. Kegiatan seperti penebangan hutan, industri perkilangan dan pembakaran hutan secara terbuka telah menyebabkan berlakunya peningkatan suhu, berlakunya jerebu, hujan asid, penipisan lapisan ozon, kesan rumah hijau, pulau haba dan kemarau. Melalui unit ini, kita akan dapat mengkaji bagaimana kegiatan manusia akan menyebabkan terjadinya kesan-kesan ini terhadap cuaca dan iklim.



Latihan

- Bangunan konkrit menyerap haba matahari
- Pencemaran di bandar

1 Antara berikut yang manakah boleh dikaitkan dengan maklumat di atas?
I Suhu bandar menjadi tinggi
II Kesan kenaikan suhu disebut kesan pulau haba
III kandungan oksigen di dalam udara meningkat
IV kandungan gas karbon dioksida di dalama udara menurun

A I dan II
B II dan III
C III dan IV
D I dan IV

2 Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan pulau haba bandar ialah
I pembinaan bangunan konkrit
II pertambahan pengangkutan awam
III mengawal pembakaran sampah secara terbuka
IV penebangan hutan

A I dan II
B II dan III
C III dan IV
D I dan IV

3 Langkah-langkah mengurangkan gejala pulau haba bandar ialah:
I memelihara tumbuh-tumbuhan
II memusnahkan tumbuh-tumbuhan
III memelihara hidupan liar
IV menyediakan hutan rekreasi

A I dan II
B II dan III
C III dan IV
D I dan IV

4 Antara kawasan berikut, yang manakah mungkin mengalami kesan pulau haba bandar.

A Pulau Langkawi
B Pulau Redang
C Pulau Pinang
D Pulau Perhentian

5 Antara berikut, bagaimanakah bangunan tinggi di bandar boleh menyebabkan suhu bandar semakin meningkat?
I Menghalang aliran angin sejuk
II Menyerap haba cahaya matahari
III Memantul cahaya matahari
IV Mempercepat pelepasan haba ke angkasa

A I, II dan III
B I, II dan IV
C I, III dan IV
D II, III dan IV
Read More..